Setelah lelah dengan trading yang selalu menghabiskan waktu riset, ditunjang juga dengan faktor U (usia), maka kali ini saya mempunyai gagasan untuk melakukan invesetasi jangka panjang. Pengenya sih seperti membangun reksadana sendiri gt. selama ini trading memang menyita banyak waktu, namun saya pikir hasilnya tidak maksimal, jadi tidak ada salahnya mencoba investasi jangka panjang.
Investasi jangka panjang berbeda sekali dengan trading harian yang sering membuat pusing tujuh keliling. Dalam investasi jangka panjang, saya tidak perlu memikirkan saham apa yang harus saya beli-jual tiap hari. yang perlu saya lakukan adalah menunggu dan menunggu!! Petuah si om Warren Buffett yang selalu terngiang ditelinga saya namun selalu saya lupakan... Day Trading is Losers Game ... yah itulah yang saya maksud. Manusia mempunyai keterbatasan pikiran dan kemampuan, apalagi disuruh meramal masa depan, emangnya manusia bisa seperti Tuhan? kan ya ga bisa..
Dalam trading, terdapat banyak faktor yang dihadapi, yang paling mengerikan dan susah dikendalikan adalah faktor psikologi dari diri sendiri.. emosional, greedy, fear, dll selalu menyertai... Warrent Buffett adalah orang yang bisa melihat sebuah perusahaan bukan dari segi psikologi, namun di melihat dari segi bisnis perusahaan.. suatu hal yang sangat berbeda dengan trading, ya iyalah.. itulah ilmu investasi.
Investasi yang paling mudah dan pasti naiknya adalah deposito. dari sekian banyak bank rata-rata suku bunga deposito nya 8% per tahun. jadi misalkan saya punya uang 100jt maka dalam waktu 1 tahun yang akan datang akan mendapatkan laba sebesar 8jt (belum dipotong pajak), katakanlah uang kita menjadi 108jt. Nah yang perlu di perhatikan adalah, cukup ga keuntungan 8% per tahun ini untuk diinvestkan lagi dan lagi sehingga dalam waktu 5 tahun uang kita akan menjadi = 146 jt (saya itung pakai exel). saya rasa itu sangat sedikit yah.. namun bisa ga day trader bisa untung segitu besar dalam waktu 5 tahun???? dijawab sendiri yaa
Warrent Buffett selalu berinvestasi di perusahaan yang sudah solid, besar, dan dalam jangka panjang selalu menghasilkan laba (10tahun). kenapa kok tidak kita tiru ya??? malah kadang sebagai trader, menuruti nasehat broker yang blm berpengalaman...ediannn.. itu uang yang kita cari susah payah, malah akhirnya hilang dimakan angin..(bandar)... Atau kadang kita keras kepala, merasa diri paling hebat dan paling pintar di trading saham, yang akhirnya malah membuat kita merugi... coba bayangin, beberapa hari yang lalu ditawari sales dari sekuritas berinisial d....o yang bilang gini " main saham ditempat kami pak, margin nya 1:5 biaya murah banget dibawah rata2, bisa cepat untung pak" sekali lagi dalam hati saya bilang ..ediannnn... terus saya balas bicara (ga ngomong edian sama salesnya lho..) situ saja mas yang maen saham pakai margin, biar bisa cepet kaya...habis itu tak tinggal pergi aja tuh sales...
Kembali ke topik awal renungan bermain saham, saya akan mulai untuk berinvestasi saham dengan membangun portofolio sendiri saja, tantangan nya sudah jelas yaitu mengalahkan bunga deposito per tahun.. itu aja deh, semoga bermanfaat.. sering-sering kunjungi investasaham.blogspot.com..
No comments:
Post a Comment